-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara Jadi Sorotan, Faedonajokho Sarumaha Turun Langsung ke Polda Sumut

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T17:07:08Z

JAWARANEWS.COM - Medan, Praktisi hukum asal Nias yang berdomisili di Jakarta, Faedonajokho Sarumaha, SH., MH, turut hadir dalam aksi penyampaian aspirasi masyarakat di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 No. 60, Medan Amplas, Rabu (17/06/2026).


Dalam orasinya, Faedonajokho menyuarakan keprihatinan mendalam atas belum terungkapnya kasus dugaan penculikan, kekerasan seksual, dan pembunuhan terhadap seorang siswi SMK di Kabupaten Nias Utara yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat.


Menurutnya, lebih dari 60 hari sejak peristiwa tersebut terjadi, publik masih menunggu kepastian mengenai perkembangan penanganan perkara dan pengungkapan pihak yang bertanggung jawab.


"Kami meminta Polda Sumatera Utara untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan kejelasan terkait perkembangan penyelidikan yang sedang berlangsung," tegas Faedonajokho di hadapan peserta aksi.


Ia juga mendesak Kapolda Sumut untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran yang menangani perkara tersebut, termasuk memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Lebih lanjut, Faedonajokho menegaskan bahwa penyelesaian kasus ini bukan hanya menyangkut kepentingan keluarga korban, tetapi juga berkaitan dengan rasa aman masyarakat serta kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.


"Kami berharap aparat kepolisian dapat segera menuntaskan kasus ini demi memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban, menciptakan rasa aman bagi masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat akan terus mengawal proses penanganan perkara tersebut hingga terungkap secara tuntas dan para pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


"Kami akan terus mengawal kasus ini sampai korban mendapatkan keadilan. Pulau Nias boleh jauh dari pusat pemerintahan, tetapi tidak boleh jauh dari keadilan. Kami meminta aparat penegak hukum bekerja secara maksimal, profesional, dan transparan untuk mengungkap perkara ini," pungkasnya.


Aksi tersebut menjadi bagian dari dorongan masyarakat sipil agar penanganan kasus-kasus yang menyita perhatian publik dapat dilakukan secara serius dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang mencari keadilan.

Sumber berita : mabestv.com
Editor : (Redaksi) 

×
Berita Terbaru Update